Breaking News

Parenting Kesehatan Reproduksi Remaja "Cara Menghadapi Anak Yang Tertutup" SDN GEDOG 3


Sejak pagi wali murid SDN Gedog 3 berkumpul menghadiri undangan dari sekolah untuk menghadiri parenting kesehatan reproduksi remaja. Tepatnya hari Rabu tanggal 7 Maret 2018. Tim dari dinas kesehatan dan tim dari lembaga Psikologi Lazuardi bersiap menuju ruangan yang menjadi tempat dari agenda parenting tersebut. 
Dari dinas Kesehatan yang di wakili dr Darma langsung membuka acara ini dengan harapan acara ini bisa berjalan lancar dari awal sampai paripurna. 

Ibu kepala sekolah sdn Gedog 3
memberikan ucapan terima kasih kepada semua tim yang hadir baik dari dinas Kesehatan dan tim dari lembaga psikologi Lazuardi juga dari wali murid yang menyempatkan diri untuk memenuhi undangan dari pihak sekolah. 

Suasana bertambah hangat ketika bapak Rachmad yang mewakili dari lembaga psikologi mulai memaparkan tentang permasalahan yang di hadapi anak anak mulai dari sekolah, teman juga guru. 
Perhatian wali murid untuk mengikuti parenting ini sangat antusias tak jarang suara tawa terdengar dari audiensi di tengah keseriusan. Ada beberapa pertanyaan yang terlontar dari orang tua salah satu nya adalah ketika menanyakan bagaimana cara menghadapi anak yang cenderung tertutup kepada orang tua. 
Dengan sabar dan sangat terbuka dari pemateri mulai menggambarkan sifat anak yang awalnya sangat terbuka kepada orang tua dan ingin jujur. Tetapi dengan sadar atau tidak sadar orang tua sendiri yang membuat anak untuk berbuat tidak jujur karna merasa tertekan dan mendapat marahan dari orang tua.

Seharusnya kita sebagai orang tua jangan sok tehu dan memandang permasalahan anak dari sudut pandang nya. Akan tetapi sebagai orang tua sudah saatnya untuk menjadi sahabat bagi anak. Bukan menjadi hakim yang ingin selalu di perhatikan anak. 
Pemateri juga berpesan kepada orang tua untuk memberikan perhatian dan waktu luang khusus untuk berbagi dan mengakrabkan kepada anak semisal makan malam bersamama ataupun melakukan aktifitas bersama. 

Anak akan senang sehingga ketika ada permasalahan anak akan mengutarakan nya kepada orang tua bukan kepada teman atau yang lain. Karna orang tua sudah menjadi tempat yang nyaman. 
Dari dinas kesehatan pun juga menjelaskan bagaimana bersikap ketika anak perempuan sudah mulai beranjak dewasa juga menjelaskan bagaimana ketika anak laki laki sudah mulai mimpi basah semua itu di paparkan dengan santun oleh dr laily Kurniasari. 

Tak luput dari kunjungan kantinpun juga di menjadi tujuan dari dinas kesehatan melalui ibu Yupi kantin juga mendapat arahan bagaimana menjadikan kantin yang sehat serta pengelolaanya. 
Di akhir acara tim dari dinas kesehatan dan tim dari lembaga psikologi lazuardi menyempatkan diri untuk foto bersama dengan pihak sekolah. 


Semoga kedepan SDN  gedog 3 semakin sukses.... tim publikasi

No comments